Skip to main content

Cara Penanggulangan Kebakaran

1.Tindakan Preventif (Pencegahan ) Serangkaian usaha / tindakan yang dilakukan sebelum terjadinya kebakaran dengan maksud tujuan menekan / mengurangi faktor – faktor yang dapat menyebabakan terjadinya kebakaran. 2.Tindakan Represif ( pada saat terjadinya kebakaran ) Serangkaian usaha / tindakan yang dilakukan pada saat terjadinya kebakarandengan maksud tujuan menekan / memperkecil timbulnya kerugian terdiri dari:  a.Usaha pemadam kebakaran  b.Pemberian informasi  ( ke Polisi,PLN,PDAM,petugas PMK )  c.Pertolongan / penyelamatan jiwa manusia dan harta benda  (tindakan evakuasi ) 3.Tindakan Rehabilitasi / Evaluasi Serangkaian tindakan yang dilakukan setelah terjadinya kebakaran untuk mengambil  langkah-langkah berikutnya. klasifikasi kebakaran>>

Klasifikasi Kebakaran


Yang dimaksud klasifikasi kebakaran  adalah penggolongan atau pembagian atas kebakaran berdasarkan pada jenis benda / bahan yang terbakar.Dengan maksud tujuan : Diharapkan dengan mengetahui klasifikasi kebakaran akan lebih cepat melakukan pemilihan media / jenis alat pemadam yang dipakai untuk melakukan pemadaman.

Ada 4 (empat ) klasifikasi Kebakaran diantaranya adalah Klasifikasi Kebakaran menurut NFPA ( National Fire Protection Association ) dan dikenal sebagai Klasifikasi Amerika Darat.

1. Klas A : Kebakaran dimana api berasal dari kebakaran benda atau bahan padat kecuali logam yang apabila terbakar akan meninggalkan abu dan arang.

2. Klas B : Kebakaran dimana api berasal dari kebakaran benda atau bahan cair atau gas.

3. klas C : Kebakaran dimana api berasal dari kebakaran listrik atau kebakaran dimana listrik hidup terlibat.

4. Klas D : Kebakaran dimana api berasal dari benda logam.


Diberlakukan di Indonesia sesuai dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per-04/MEN/1980 Tanggal : 14 April 1980 tentang syarat-syarat pemasangandan pemeliharaan alat Pemadam Api  Ringan. (APAR)

Apar adalah peralatan portable untuk memadamkan kebakaran awal/skala kecil yang bisa dioperasikan oleh satu orang dengan berdiri sendiri.

Jenis-Jenis Alat Pemadam Api Ringan

1.Bentuk Cair : Air,Foam (Busa

2.Bentuk Gas : Co2,Halon

3.Bentuk padat:Serbuk kimia kering Multipurpose,Pasir,Karung  goni,Lumpur tanah,Tumbuh-tumbuhan yang mengandung air yang tinggi ( Pohon Pisang,Talas,DLL ).

Tata cara penggunaan apar>>

Popular posts from this blog

pengertian SCBA dan komponen utama dari SCBA

Ok kita kali ini membahas pengertian SCBA. SCBA ( SELF CONTAIN BREATHING APPARATUS ) adalah suatu alat bantu pernafasan yang di gunakan oleh satu orang yang berisi uda segar yang dekemas dalam tabung (slinder). Agar si pengguna tidak bergantung pada udara di sekitar dengan jangka waktu tertentu. Adapun istilah "self-contained" berarti bahwa pernapasan tidak tergantung pada pasokan udara jarak jauh (misalnya, melalui hose panjang). Perangkat yang biasa dikenakan oleh tim penyelamat (rescuer). Atau yang suda tetlatih. penyedia udara pernafasan dalam situasi IDLH (Immediate Danger to Life and Health) di atmosfer seperti: Oxigen di lingkungan mengalami pengurangan hingga di bawah 19,5 % Adanya kandungan racun di udara seperti H2S dan CO Adanya kontaminan atau asap seperti dust, mist, fumes hasil dari kebakaran. Temperatur yang sangat tinggi di sekitar. Sebuah SCBA biasanya terdiri dari 4 komponen utama yakni : Oxygen Cylinder dan Main Valve. Harness dan Backp...

tata cara penggunaan dan klasifikasi apar

Ada pun tatacaranya : Tarik/Lepas Pin pengunci tuas APAR  Arahkan selang ke titik pusat api.  Tekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR   Sapukan secara merata sampai api padam dengan cara gerakkan ujung pipa ke kiri dan ke kanan untuk menyebarkan bahan pemadam api yang keluar dari tabung. Yang perlu diperhatikan :  Posisi harus membelakangi arah angin, caranya dengan menyemprotkan terlebih dahulu APAR ke udara sebelum mengoperasikan ke areal terbakar.  Pastikan ruang gerak cukup untuk mendekati api.  Bergerak merunduk.  APAR diuji coba terlebih dahulu sebelum dipergunakan.  Berhati-hatilah terhadap sambaran balik api, harus selalu waspada.  Selalu bersiap dan sigap untuk mundur kebelakang menghindari api.  Selalu memadamkan api dengan jarak maksimum antara tabung APAR mengarah langsung ke api.  Ada APAR yang perlu dibalik terlebih dahulu sebelum dipergunakan, supaya media isi APAR yang sudah lama tidak...

penyebab dan pengertian (definisi) kebakaran

Ada pun pengertian dari kebakaran. Kebakaran adalah nyala api baik kecil maupun besar pada tempat, situasi dan waktu yang tidak dikehendaki yang bersifat merugikan dan pada umumnya sulit untuk dikendalikan. Kebakaran dapat terjadi bila terdapat 3 hal tersebut: Yang pertama terdapat bahan yang mudah terbakar baik berupa bahan padat cair atau gas sperti kayu, kertas, textil, bensin, minyak,acetelin dll. Ke dua terdapat suhu yang tinggi yang disebabkan oleh sumber panas seperti Sinar Matahari, Listrik atau kortsluiting, panas energy mekanik (gesekan), Reaksi Kimia, Kompresi Udara. Yang terahir Oksigen (02) yang cukup kandungannya. Makin besar kandungan oksigen dalam udara maka nyal api akan semakin besar. Pada kandungan oksigen kurang dari 12% tidak akan terjadi kebakaran. Dalam keadaan normal kandungan oksigen di udara 21%, cukup efektif untuk terjadinya kebakaran Bila tiga unsur tersebut cukup tersedia maka kebakaran terjadi, Apabila salah satu dari 3 unsur tersebut tida...